Senin, 27 Maret 2017

Hal Yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Meme

   Gua sendiri nggak ngerti mulai kapan fenomena meme (ingat: meme aja, nggak usah ditambahi K. Jadinya "Mekme") ini menyebar. Gua sendiri baru ngeh sama meme ketika lagi rame-ramenya Haji Lulung. Itulah saat pertama gua membuka salah satu situs meme Indonesia, 1Cak (baca: Wancak). Sejak itu gua jadi suka banget sama meme dan sempet bikin akun dan posting beberapa meme bikinan gua sendiri di 1Cak. Nggak terlalu jelek sih. Bahkan ada satu yang masuk legend karena dapet lebih dari 1000 Funs (semacem Like lah). Gua juga kemudian membuka situs meme lain, 9Gag, dan ketika gua punya akun Instagram, gua follow beberapa akun yang banyak posting meme semacem Dagelan, NgakakKocak, dan lain sebagainya.
   Sebenernya, bikin meme itu gampang sih. Soalnya kebanyakan meme itu cuma comot salah satu gambar karakter, terus dikasih tulisan. Bahkan sekarang orang bisa make fotonya sendiri buat bikin meme. Tapi banyak juga yang ternyata memenya aneh bahkan terkesan nggak lucu. Berikut mungkin beberapa hal yang perlu diperhatikan saaat membuat meme:

1. Isu Terkini: hampir mirip dengan bikin vlog atau video apapun di YouTube, bikin meme juga perlu membahas tentang isu yang sedang terjadi akhir-akhir ini. Hal ini penting karena meme yang up to date akan memiliki kemungkinan besar untuk muncul di pencarian orang-orang.
2. Karakter Masing-Masing Tokoh Meme: di meme sendiri, ada beberapa gambar atau wajah memiliki karakter tersendiri yang harus diperhatikan agar nggak terjadi misuse atau penyalahgunaan yang mengakibatkan kepada nggak nyambungnya sebuah meme. Misal, tokoh Yayan Ruhian/Mad Dog/Bang Dodog digambarkan sebagai tokoh yang suka hal-hal ekstrem, maka kalian harus bikin meme yang isinya ekstrem seperti makan lalapan paku atau luluran pake cabe jalapeno.
3. Isu Yang Everlasting: maksudnya adalah kalian harus bisa membuat meme yang kalo diliat kapanpun masih relevan. Misal, meme anak kos, meme jones di malam minggu, meme emak-emak naik motor, meme skripsi, dan lain sebagainya. Kalo meme tentang pilkada, kelakuan artis, dan yang sebangsanya itu biasanya cuma bertahan sampai periode tertentu.
4. Cerita Yang Nggak Biasa: hal ini biasanya mampu untuk membuat orang terpingkal-pingkal. Mungkin yang bisa gua contohkan bukan meme, tapi komik strip nya Nurfadli Mursyid alias Tahilalats. Bagi kalian yang mantengin komik Tahilalats di Webtoon maupun di Instagram pasti bakal paham kenapa komikus yang satu ini patut banget kita acungin jempol kaki. Ceritanya bener-bener nggak terduga, dan dia update itu hampir tiap hari. Gua beneran penasaran sama isi otaknya. Sumpah. Makan apa sih dia sampe bisa bikin komik yang... ah sudahlah.

   Mungkin itulah beberapa hal yang harus kalian perhatikan saat membuat meme. Kalo hal-hal di atas nggak bisa memuaskan kalian, gunakanlah alat pemuas lain semisal vibrator. Eh, anu, maksudnya, ya kalian liat-liat meme lainnya juga buat perbandingan dan evaluasi sehingga meme kalian kedepan bisa makin bagus dan mengocok perut. See You!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Menulis Resensi Buku

1. Baca bukunya sampai habis dan paham. 2. Cantumkan judul, nama pengarang, tahun terbit, dan nama penerbit. 3. Tuliskan plot, sinopsis (j...